Laporan installasi DNS Server pada rhel 9 VM
DNS Server
DNS (Domain Name System) server adalah layanan yang berfungsi menerjemahkan nama domain (misalnya, google.com) menjadi alamat IP (misalnya, 192.168.30.106). Pada RHEL 9, DNS server digunakan untuk memungkinkan komputer atau server di dalam VM (Virtual Machine) untuk berkomunikasi dengan server lain melalui internet atau jaringan lokal dengan menggunakan nama domain, bukan alamat IP yang sering kali sulit diingat.
Fungsi DNS Server:
DNS server bertindak sebagai semacam "buku telepon" internet. Ketika saya memasukkan alamat website di browser, DNS server akan mencari alamat IP yang sesuai dengan nama domain tersebut dan mengirimkannya ke komputer Anda.
Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan DNS:
RHEL 9, seperti sistem operasi Linux lainnya, menggunakan DNS server untuk mengelola resolusi nama. Ini berarti bahwa RHEL 9 menggunakan DNS untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan server atau perangkat lain.
Konfigurasi DNS di RHEL 9:
Saya dapat mengkonfigurasi DNS server pada RHEL 9 melalui file konfigurasi /etc/resolv.conf atau melalui layanan manajemen jaringan seperti NetworkManager.
Mengapa DNS Penting di VM:
Dalam lingkungan VM, DNS server memungkinkan VM untuk berkomunikasi dengan server lain di jaringan, baik lokal maupun internet. Jika DNS server tidak diatur dengan benar, VM mungkin tidak dapat mengakses internet atau berkomunikasi dengan server di jaringan.
Contoh:
Jika Saya ingin mengakses situs web www.example.com dari VM RHEL 9, DNS server akan menerjemahkan nama domain tersebut menjadi alamat IP yang kemudian digunakan oleh VM untuk mengakses situs web tersebut.
Langkah - langkah :
1. Pertama tama saya download terlebih dahulu paket bind nya dengan menjalankan perintah berikut
2. Kemudian saya konfigurasi file utama
3. Saya melakukan perubahan seperti pada gambar di bawah
4. Setelah itu saya membuat file zona DNS
5. Saya menambahkan code configurasi seperti gambar di bawah
6. Lalu saya membuat file zona rev
7. Saya menambahkan code configurasi seperti gambar di bawah
8. Saya ubah permission file zona dengan perintah
9. Saya start kemudian saya Restart
10. Setelah itu saya mengatur bagian firewall
11. Untuk uji coba nya saya menjalankan perintah dig
DNS Versi Lanjut :
1. saya masuk ke nmtui untuk mensetting pada bagian dns menjadi ip address saya
2. setelah itu saya setting dns pada server yang saya gunakan menjadi ip address saya juga
3. saya konfigurasi pada nano /etc/resolv untuk mengubah dns menjadi ip address yang saya gunakan
4. jika sudah, saya uji menggunakan cmd server saya, hasil yang akan keluar :
perintah :
dnf install bind bind-utils -y
systemctl enable named
systemctl start named
firewall-cmd —permanen t —add-service=dns
firewall-cmd —reload
nano/etc/named.conf
//
// named.conf
//
// Provided by Red Hat bind package to configure the ISC BIND named(8) DNS
// server as a caching only nameserver (as a localhost DNS resolver only).
//
// See /usr/share/doc/bind*/sample/ for example named configuration files.
//
options {
listen-on port 53 { any; };
listen-on-v6 port 53 { ::1; };
directory "/var/named";
dump-file "/var/named/data/cache_dump.db";
statistics-file "/var/named/data/named_stats.txt";
memstatistics-file "/var/named/data/named_mem_stats.txt";
secroots-file "/var/named/data/named.secroots";
recursing-file "/var/named/data/named.recursing";
allow-query { any; };
/*
- If you are building an AUTHORITATIVE DNS server, do NOT enable recursion.
- If you are building a RECURSIVE (caching) DNS server, you need to enable
recursion.
- If your recursive DNS server has a public IP address, you MUST enable access
control to limit queries to your legitimate users. Failing to do so will
cause your server to become part of large scale DNS amplification
attacks. Implementing BCP38 within your network would greatly
reduce such attack surface
*/
recursion yes;
dnssec-validation yes;
managed-keys-directory "/var/named/dynamic";
geoip-directory "/usr/share/GeoIP";
pid-file "/run/named/named.pid";
session-keyfile "/run/named/session.key";
/* https://fedoraproject.org/wiki/Changes/CryptoPolicy */
include "/etc/crypto-policies/back-ends/bind.config";
};
logging {
channel default_debug {
file "data/named.run";
severity dynamic;
};
};
zone "azizah.local" IN {
type master;
file "azizah.local.db";
};
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "192.168.1.rev";
};
include "/etc/named.rfc1912.zones";
include "/etc/named.root.key";
Ringkasan :
Pada RHEL 9, DNS server adalah layanan yang vital untuk memungkinkan VM berkomunikasi di jaringan, baik dengan menggunakan nama domain atau alamat IP. Dengan DNS server yang terkonfigurasi dengan benar, VM dapat dengan mudah mengakses internet dan berkomunikasi dengan server lain.


.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar